1 Comment

Mengapa Balon Bisa Terbang?

diambil dari weddings.ph

Waktu kecil, pas lagi jalan-jalan, kita mungkin sering minta dibeliin balon yang bisa terbang ke orang tua. Kalo waktu saya kecil, istilahnya itu balon gas. Sempet terpikir ga sih, kenapa balon yang dijual itu bisa terbang ke atas. Padahal kalau kita beli balon & tiup sendiri, balonnya ga bakal terbang sendiri. Nah di artikel yang ini, saya mau coba membahas mengenai balon gas.

Pada dasarnya, balon diisi oleh udara yang dimasukkan dengan menggunakan pompa maupun mulut.

Dasar Teori                         

Fenomena diatas terjadi karena prinsip hukum Archimedes.

“Benda yang dimasukkan atau dicelupkan sebagian atau seluruhnya dalam zat cair akan mendapatkan gaya yang arahnya ke atas dan besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda itu”.

Faktor yang mempengaruhi dalam hukum Archimedes adalah gaya angkat/apung.

Dalam hal ini, gaya angkat dipengaruhi oleh berat balon dan berat udara yang dipindahkan (berat dalam mekanika fluida dapat dihitung dengan rumus ρ.g.V). Untuk menghitung berat balon -> digunakan massa jenis udara dalam balon, sedangkan untuk menghitung menghitung berat udara yg dipindahkan -> digunakan massa jenis lingkungan.

Fapung = Wbalon-Wudara (jika hasilnya + maka balon akan jatuh, jika hasilnya – maka balon akan terbang)

diambil dari studiotau.blogspot.com

Terdapat 2 kemungkinan yang terjadi pada sebuah balon:

  1. Terbang
  2. Jatuh

Sebenarnya terdapat sebuah kemungkinan lagi, yakni melayang. Namun dalam artikel ini tidak dibahas.

1. Balon akan terbang apabila berat udara yang dipindahkan lebih besar  dibandingkan dengan berat balon.

Pengaruh massa jenis:

massa jenis udara di dalam balon lebih kecil dari massa jenis udara di sekitarnya. Penjelasan: massa jenis udara disekitarnya (yang massa jenis lebih tinggi) mendesak balon (yang berisi udara yang massa jenisnya lebih rendah), sehingga balon terdesak dan terbang.

ρudara dalam balon < ρlingkungan

2. Balon akan jatuh apabila  berat balon lebih besar dibandingkan dengan berat udara yang dipindahkan.

Pengaru massa jenis:

massa jenis jenis udara di dalam balon lebih besar dari massa jenis udara di sekitarnya. Penjelasan: massa jenis udara dalam balon mendesak udara disekitarnya, sehingga udara terdesak dan berada diatas balon.

ρudara dalam balon > ρlingkungan

Gas yang biasa digunakan untuk balon

- Hidrogen

Karakteristik: massa jenis 0.09 kg/m3, mudah terbakar

- Helium: massa jenis 0.18 kg/m3, tidak mudah terbakar ß paling baik

*massa jenis udara: 1.2 kg/m3

Jika kita meniup dengan mulut, maka balon tidak bisa terbang. Itu disebabkan karena kita memasukkan gas karbondioksida yang massa jenisnya 1.98 kg/m3 (lebih berat dari massa jenis udara).

Referensi:

http://sukasains.wordpress.com/2011/08/24/terapung-melayang-dan-tenggelam/

http://www.kidnesia.com/Kidnesia/Dari-Kamu/Tanya-Nesi/Pelajaran-Sekolah/Kenapa-Balon-Melayang-di-Udara

About these ads

One comment on “Mengapa Balon Bisa Terbang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: