Leave a comment

Internal Flow dan External Flow

Dalam dunia fluida, diperlukan konsep-konsep untuk mendekati kejadian yang sebenarnya karena fluida itu abstrak (tidak terlihat oleh mata telanjang). Maka dari itu, dalam artikel ini saya akan membahas konsep mengenai aliran internal (internal flow) maupun aliran eksternal (external flow).

Internal flow adalah aliran dimana fluida dibatasi oleh benda solid (contoh aliran dalam pipa)

External flow adalah aliran dimana benda solid terselubung oleh fluida (contoh kepal selam, pesawat terbang, bagian atas mobil)

Contoh internal (atas) & external (bawah) flow

me.queensu.ca

web.cecs.pdx.edu

Tidak ada aturan baku mengenai aliran internal ataupun aliran eksternal. Namun kita bisa menggunakan konsep tersebut tergantung dengan tinjauan yang kita gunakan. Contohnya adalah pada turbin. Jika kita meninjau semua sudu turbin yang ada, maka aliran pada sudu turbin tersebut adalah aliran internal karena dibatasi oleh casing turbin. Sedangkan jika kita meninjau SATU sudu turbin, maka aliran yang melewati sudu turbin tersebut adalah aliran eksternal karena sudu turbin tersebut diselimuti oleh fluida.

Apa sih tujuan mempelajari konsep internal dan external flow? Tujuan dari mempelajari konsep ini adalah untuk mempermudah kita mempelajari mekanika fluida, atau untuk tahap selanjutnya yang lebih spesifik adalah aerodinamika (untuk external flow). Aplikasi dari aerodinamika yang paling sering kita lihat adalah pesawat terbang.

bukuku.tk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: